• +628222**22**2
  • irmanabilah5@gmail.com

Tag Archive in a blue moon

review

[Review Novel] In a Blue Moon by Ilana Tan

In a Blue Moon by Ilana Tan

Lucas Ford pertama kali bertemu dengan Sophie Wilson di bulan Desember pada tahun terakhir SMA-nya. Gadis itu membencinya. Lucas kembali bertemu dengan Sophie di bulan Desember sepuluh tahun kemudian di kota New York. Gadis itu masih membencinya. Masalah utamanya bukan itu – oh – bukan! – melainkan kenyataan bahwa gadis yang membencinya itu kini ditetapkan sebagai tunangan Lucas oleh kakeknya yang suka ikut campur.

Lucas mendekati Sophie bukan karena perintah kakeknya. Ia mendekati Sophie karena ingin mengubah pendapat Sophie tentang dirinya. Juga karena ia ingin Sophie menyukainya sebesar ia menyukai gadis itu. Dan, terjadi, tentu saja – kakeknya bisa mengambil keputusan yang sangat tepat.

Judul : In a Blue Moon
Penulis : Ilana Tan
Penerbit : Gramedia
Terbit : April 2015

Setelah sukses dengan novel empat musimnya, Ilana Tan tak pernah berhenti berkarya. Salah satu novel besutannya yang menjadi best seller lainnya yaitu berjudul In a Blue Moon.

Novel yang rilis tahun 2015an ini memang memiliki alur cerita yang terkesan lebih ‘enteng’ daripada novel empat musim yang rata-rata membawa ending tragis atau konflik yang menguras air mata. Novel ini menceritakan tentang Sophie Wilson yang dijodohkan oleh kakeknya dengan cucu dari sahabat lamanya, Lucas Ford.

Hal yang mengejutkan ternyata Sophie dan Lucas sudah saling mengenal, mereka adalah teman semasa SMA. Namun masalahnya ada di rasa benci Sophie kepada Lucas yang tak kunjung mereda walau sudah bertahun-tahun lamanya. Sophie tentu saja merasa tidak ingin mengenal Lucas, apalagi untuk menikahinya.

Namun Lucas merasa harus mendekati Sophie karna ingin mengubah pendapat buruk gadis itu tentang dirinya serta karna Lucas memang tulus menyukai Sophie dan bukan karena keinginan kakeknya.

Sosok Lucas digambarkan begitu manis oleh Ilana Tan, seseolah yang paling bisa membuat jadi senyum-senyum sendiri setiap melihat tingkahnya. Konfliknya juga tergolong biasa aja dan malah sedikit bisa dibilang berlebihan bagi Sophie yang masih membenci Lucas bahkan saat kejadiannya sudah terlewat sepuluh tahun lamanya.

Untuk gaya penulisan di novel ini juga masih seperti andalan Ilana Tan biasanya, ia menggunakan dialog baku yang kadang bikin pembaca merasa canggung namun tetap asik untuk dinikmati sampai akhir. Alurnya juga menggunaka maju mundur walau menurut saya secara pribadi kisah flashbacknya masih kurang membuat pembaca mati penasaran.

Tapi secara keseluruhan, ini merupakan novel yang layak dibaca sampai akhir dan harapannya semoga bisa diangkat ke layar lebar.

Sampai jumpa di review berikutnya^